Bar-Bar Legendaris di New York Ini Penuh Warisan Sejarah

Bar-Bar Legendaris di New York Ini Penuh Warisan Sejarah

Bar-Bar Legendaris di New York Ini Penuh Warisan Sejarah – New York memang tempat untuk segalanya termasuk bar-bar untuk menghangatkan diri di malam yang terkenal berangin dingin. Di antara maraknya bar-bar pop baru yang timbul tenggelam, beberapa bar sudah berdiri selama beberapa dekade. Beberapa malah sudah menyajikan minuman selama lebih dari 100 tahun. Bar mana sajakah itu? Cek list berikut ini :
1. McSorley’s Old Ale House
Seluruh penulis buku guide tentang bar di New York tidak akan melewatkan menyebutkan tempat ini. Bar ini sudah menyajikan ale dan porter selama lebih dari 150 tahun. Tempat ini juga tampak seperti tidak tersentuh oleh perkembangan zaman. Dengan interior yang sama, lantai berdebu yang sama, bar ini memiliki pesona kuno tersendiri.

Beberapa tokoh terkenal dunia merupakan pelanggan bar ini. Sebut saja Boss Tweed, Teddy Roosevelt, dan Abraham Lincoln. Bar ini tadinya hanya untuk pria sampai akhirnya dipaksa untuk menerima pengunjung wanita pada tahun 1970an. Sebagai tempat minum bergaya Irlandia tertua di New York, tempat ini jelas memiliki kharisma sendiri.

2. The White Horse Tavern
Bar ini didirikan pada tahun 1817 dan sebenarnya akan dibuat sebagai toko buku. Tetapi pada perjalanannya, tempat ini berubah menjadi bar tanpa meninggal kesan “sastra”-nya. Sudah berdiri selama lebih dari 100 tahun saja sudah merupakan hal yang luar biasa, bar ini menyimpan harta lainnya juga.

Para penggemar karya sastra dan penulis seperti Bob Dylan tentu pernah setidaknya datang ke tempat ini. Beberapa penulis kawakan dunia seperti Bob Dylan, Norman Mailer, dan Jack Kerouac merupakan pelanggan bar ini. Tidak heran kalau bar tua ini menyimpan banyak sejarah dan keangan di samping burger dan bir yang katanya enak.

3. The 21 Club
Bar ini mungkin yang paling populer di antara bar legendaries di New York lainnya. Bar ini konon merupakan tempat dimana aktor Humphrey Bogart mengajak Lauren Bacall berkencan untuk pertama kalinya. Seluruh presiden Amerika Serikat setelah FDR pernah makan malam di sini. Dan selain itu, bar ini memiliki joki yang mewakili berbagai tempat populer di seluruh Amerika.

Dinding bar ini dipenuhi berbagai kenang-kenangan, suvenir, dan peninggalan di masa lalu yang bersejarah, termasuk model pesawat pemberian Howard Hughes. Begitu populernya, bar ini tidak pernah sepi pelanggan baik di musim liburan atau tidak. Para turis suka mengunjungi bar ini, mencoba cocktailnya yang terkenal sederhana tapi enak, dan berfoto dengan latar dinding bar ini.

Mencari bar di New York memang mudah, tetapi yang legendaries selalu layak dikunjungi. Kalau suka mencoba bir lokal dan ingin datang ke bar bersejarah, masukkan ketiga bar di atas dalam daftar kunjunganmu yang berikutnya.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!